Perdana! Ngebarbar ke Bariuma Ramen

Ini perjalanan pertama makan barbar di salah satu restoran ramen otentik di Jakarta Selatan, tepatnya di kawasan Setiabudi. Memang restoran ramen yang otentik di Jakarta perlahan-lahan bertambah, tapi untuk menemukan konsep masakannya yang memuaskan cukup tricky. Perjalanan Barbarians mencari ramen enak dimulai dengan restoran ramen yang berlokasi di Setiabudi One ini.

Dari segi lokasi, Bariuma bisa dibilang cukup strategis dengan menjadi tenant gedung Setiabudi One, namun sedikit membingungkan untuk menemukan restoran yang terletak di lantai 1 ini karena belum ada di papan directory. Memasuki interior restoran, nuansa ruangan tidak jauh berbeda dari rumah makan Jepang pada umumnya: simple. Kebetulan spot yang ditempati Barbarians tepat di samping kaca besar yang menyajikan pemandangan urban di kawasan Rasuna Said. Cukup nyaman juga karena pada saat itu  tidak padat pengunjung. Bagi para pemburu tempat charging, di bawah kursi terdapat stop kontak. Begitupun dengan para pemburu Wi-Fi gratis, jangan khawatir 🙂

SAM_0126

Pelayanan disini standard, tidak terlalu diperlakukan spesial, tidak juga ditelantarkan begitu saja oleh para pelayan. Perlu diingat, disini cukup di-highlight pemisahan peralatan makan dan pemasakan yang halal dengan yang non-halal. Bariuma menawarkan 4 paket hemat untuk ramen, minuman, dan side dish. Barbarian memilih Paket A yang terdiri satu porsi chashu ramen, free-flow ocha dingin, dan side dish gyoza ayam dengan harga Rp 79.000,00++.

Bari-uma Ramen (Chashu Ramen) tidak mengecewakan. Kaldu shio dari kuah ramen adalah jagoan dari keseluruhan ramen, karena mienya sendiri kurang gurih. Untungnya, kelezatan chashu lumayan mengobati rasa mie. Pada akhirnya, saat itu dalam satu mangkuk tersisa sepertiga porsi mie tanpa kuah dan chashu.

SAMSUNG CAMERA PICTURES
BARIUMA (CHASHU) RAMEN

 

Side dish yang terdapat dalam pilihan paket saat itu adalah Gyoza ayam. Sayangnya, sampai saat ini Barbarian belum juga menemukan gyoza yang enak di Jakarta 😦 Isi gyoza ini agak terlalu asin dan bumbunya terasa salah.

SAMSUNG CAMERA PICTURES
GYOZA AYAM

Di luar paket, Barbarian memesan Aburi-Chashu (grilled thick-cut chashu pelengkap paling pas semangkuk ramen chashu) karena merasa takut kekurangan chashu dari semangkok ramen. Pada poin ini, bisa dibilang bahwa chashu Bariuma sebenarnya kurang lebih seperti chashu pada umumnya; dari skor 1 sampai 5 chashu Bariuma hanya sampai skor 3. Dengan harga Rp 59.000,00++, 4 potong aburi-chashu tidak terlalu setimpal.

SAMSUNG CAMERA PICTURES
ABURI-CHASHU

Seperti chashu restoran ini, skor kebarbaran makan di Bariuma untuk satu orang adalah 3 atau bisa dibilang standard. Namun, jika ingin ramen dengan rasa kuah yang oke dan harga yang tidak terlalu mahal, Bari-Uma boleh dicoba.

Screen Shot 2016-06-13 at 8.33.01 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s